Pages

Subscribe:

Komunitas Anak Juara Batam

Komunitas Anak Juara Batam

Ads 468x60px

Widgate


Blogger news

Rabu, 29 Februari 2012

Tikus-tikus Berdasi



Bermeliaran Yang mereka Selipkan
Begitu Mewah apa yang mereka belikan
mereka hidup dalam kesenangan
tak pernah merasa sulit dan kesusahan
Tapi...apakah benar yang mereka lakukan
Apakah halal yang mereka dapatkan
Pejabat nakal tak menyadari sedikitpun
Dikursinya selalu duduk santai dan hanya melamun
Disini...Rakyat selalu merintih
Dimana hati nurani para pejabatnya
Yang tega memakan uang rakyat sendiri
Hanya untuk ketenangan hidupnya
Dimana hukum ini berlaku
Untuk tikus-tikus berdasi ini
Yang meraja lela dinegeri kita
sungguh tak adil memang negeri ini
Biarkanlah...mereka biarkan
Biar Azab tuhan yang kan membalas
Semua kesalahan yang diperbuat....

Karya : Septiani

Selasa, 28 Februari 2012

ICD Bengkong Calon Petarung Dimasa Mendatang




(26/2/12)Box..Box..Box…Pukulan Lurus, Kibas Atas, Kibas Dalam, Tendangan Lurus, Tendangan Melingkar, Siaga ditempat . kakang pelatih menginstruksikan kepada semua murid-muridnya untuk melakukan gerakan yang diperintahkan kepada Anak Juara. Suara itu Berulang-ulang kali terdengar dari arah halaman mesjid Babussalam Bengkong indah.Tempat yang biasa diadakan pembinaan anak juara Indonesia ICD Bengkong. Kali ini Agenda kegiatan mereka adalah Latihan ketangkasan dan beladiri boxer. Anak-anak yang terdiri dari Anak-anak SD dan SMP itu sangat antusias mengikuti latihan Boxer dari Perguruan beladiri AA BOXER Cabang Batam .

Kegiatan yang biasa dilaksanakan setiap ahad ba’da Sholat Ashar itu dilatih oleh kang Nugroho seorang atlit boxer yang sudah lama bergelut dalam olah raga yang satu ini. Adapun target dilaksanakan kegiatan ini adalah melatih anak untuk membiasakan diri berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh dan melatih ketangkasan mereka untuk memiliki skill dalam hal membeladiri dari serangan musuh apabila terjadi sewaktu-waktu. Dan bukan hanya itu saja,anak-anak juga diajarkan fungsi dan manfaat dari beladiri itu sendiri Serta kapan kita harus menggunakannya.
Harapan diadakan kegiatan ini adalah sarana untuk menumbuhkan bibit-bibit calon atlet baru yang bisa  mengharumkan nama bangsa dalam cabang olahraga beladiri Boxer.Semangat Juara Untuk Indonesia!!!


Kang Nugroho Sedang Memperagakan Gerakan Senam Kepada Anak Juara
Jurus Kibasan
Hiiat,,,,,,Mereka Sudah Mulai Pukul-Pukulan tuch....(Bukan Berantem ya...:D)
Weeeeh...Tu anak Ngapain ???......Kuda-Kuda Apa...Wkwkkwkwkwk

Banjir Tiada Akhir

Tak Tampak Lagi Dariku
Tanah Luas Hamparan Pasir
Kini Yang Tampak Hanyalah
Banjir Yang Tiada Akhir

Hujan Terus Mengguyur
Membuat Banjir Semakin Hancur
Kini Tak Bisa Lagi Kami Menanam Sayur
Tanah T'lah Tenggelam Oleh Lumpur

Kami Sadar...Ini Ulah Kami
Kami Menyesal...Tapi Tak Ada Guna Lagi
Kini Kami Hanya Bisa Menuggu
Agar Air Banjir Surut Kembali...

Karya  : Septiani R.

Jumat, 17 Februari 2012

Pendidikan

9 Trik Bijak dalam mengawasi Online Anak

Tidak ada cara yang lebih baik dalam mengamankan anak dari ancaman dunia maya selain mengedukasi mereka dengan segudang informasi tentang bahaya dan risiko yang mengintai mereka di internet.

Memang ada software parental control yang menawarkan solusi efektif untuk memonitoring aktivitas anak saat online. Namun tools ini hanyalah sebagai alat bantu dan seharusnya tidak dijadikan ’satpam’ pengganti orang tua. Tidak serta merta dengan menggunakan software ini, menginstalnya di komputer lalu mengamati aktivitas anak dari jarak jauh, maka anak dijamin aman dari ancaman dunia maya.


Ingatlah bahwa ngenet tidak hanya dapat dilakukan lewat komputer. Di jaman yang makin canggih ini, anak juga berinteraksi dengan orang lain lewat ponsel yang sudah terkoneksi internet, atau mengakses Facebook dan Twitter dari PC sekolah atau komputer di rumah temannya. Kalau sudah begini, maka software parental tidak akan berguna.

Ada kalanya anak yang sudah menginjak remaja tidak suka jika orangtuanya memata-matai aktivitas onlinenya. Memakai software parental control adalah lain hal, coba lakukan cara lain yang lebih bijak seperti yang dipaparkan berikut ini. Tentu saja, trik-trik di bawah ini tidak semuanya harus diterapkan, tetapi disesuaikan dengan kondisi dan usia anak.

  1. Jadilah temannya di Facebook
Cara pertama, buatlah kesepakatan dengan anak Anda bahwa jika ia ingin membuat akun Facebook maka ia harus berteman dengan Anda selaku orangtuanya, bisa ibu dan/atau ayah. Aturan ini tidak bisa dinego. Jika anak menginginkan membuat akun Facebook maka ia harus setuju dengan aturan ini.

  1. Berteman dengan orang tua teman anak
Bentuk perkumpulan dengan para orangtua anak yang lain, yang notabene bersahabat dengan anak Anda. Dengan begitu, Anda akan mengetahui lebih banyak tentang orang tua teman anak Anda tersebut dan tingkat tanggung jawab mereka terhadap anak. Ingatlah bahwa buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya.

  1. Tempatkan PC di area terbuka di rumah
Secara psikologi, anak akan memperlihatkan sikap canggung dan merasa tidak aman jika ada orang lain yang bisa leluasa melihat apa yang mereka lakukan di depan komputer, apalagi jika ia membuka situs yang aneh-aneh (tidak pantas). Jika anak online menggunakan laptop, buat aturan bahwa ngenet tidak boleh dilakukan di kamar tidur sehingga Anda bisa tetap mengontrol aktivitas anak di internet.

  1. Awasi Twitter, Facebook, YouTube dan Foto
Kejadian buruk seperti cyberbullying (aksi pelecehan via internet) tidak hanya terjadi di Facebook. Cobalah awasi foto-foto apa saja yang diposting anak, apa yang mereka baca di internet, apa yang mereka tweet dan retweet, apa yang mereka lihat di YouTube.

  1. Cek isi ponsel secara random
Jika memungkinkan, cek isi ponsel anak Anda secara random. Periksa foto dan video apa saja yang ada di dalamnya, jam berapa anak sms-an dan menerima sms, apakah ada yang mengancam anak Anda, dan lain-lain. Anak akan menunjukkan gelagat yang mencurigakan jika di ponselnya terdapat gambar, video, ataupun pesan aneh sehingga akan berusaha menolak jika orangtua ingin melihat isi ponselnya.

  1. Cek history browser
Sama seperti ponsel, jika memungkinan cek history log browser yang digunakan anak Anda. Kalau anak menghapus jejak mereka ber-internet agar tidak dicurigai orangtua, maka Anda perlu lebih waspada mengawasi aktivitas yang dilakukan anak saat online.

  1. Buat aturan waktu
Ini berlaku untuk ponsel dan komputer. Sama halnya memberlakukan aturan bahwa tidak boleh menonton televisi jika belum mengerjakan pekerjaan rumah (PR), selama jam makan malam atau setelah jam 9 malam. Aturan serupa hendaknya juga diberlakukan untuk ponsel dan internet.

  1. Hari bebas ponsel/internet
Jika perlu, buatlah kesepakatan tentang hari bebas ponsel/internet, bisa seharian atau beberapa jam saja. Cabut steker listrik komputer atau modem. ‘Sita’ ponsel Anda dan anak Anda, jauhkan sejenak saat keluarga sedang melakukan kegiatan yang menyenangkan seperti bermain di halaman rumah, berenang dan sebagainya.

  1. Jadilah sahabat
Orang tua harus rajin berdialog dengan anak tentang bahaya predator dan cyberbully, risiko berbagi foto dan pesan yang bersifat cabul, pentingnya pengaturan privasi. Biarkan mereka tahu mengapa Anda melakukan semua ini, jelaskan alasan-alasannya secara gamblang dan jangan lupa beri kesempatan kepada anak untuk menyuarakan keberatan atau masalah mereka. Jangan ragu untuk berkompromi, namun harus tetap berpegang teguh pada aturan-aturan yang Anda anggap penting.

Sebagai orang tua, kita tidak bisa terus-menerus mengawasi anak kita seiring mereka semakin dewasa dan mandiri. Jika kita ingin mendapatkan kepercayaan dan anak berterus terang kepada kita, mulailah ajak anak berdialog sedini mungkin dan tunjukkan kalau kita mempercayai mereka.

Senin, 13 Februari 2012

Senyum Juara


BIG SMILE Indonesia

Sebuah gerakan pengibaran semangat optimisme bangsa melalui rangkaian  gempita aksi senyum pemberdayaan untuk Indonesia yang lebih membahagiakan.

BIGBerbagi Itu Gaya. Rumah Zakat sebagai mitra Anda dalam berbagi berupaya menjembatani setiap sinergi dilakukan secara menyenangkan sehingga menjadi bagian gaya hidup baru yang lebih bermakna.

BIG Smile Indonesia berupaya untuk berkontribusi terhadap tujuan pembangunan global (MDGs) di Indonesia. Sehingga semakin banyak senyum yang tercipta di seluruh Negeri. Rumah Zakat berupaya berkontribusi melalui empat bidang program:
    Senyum Juara (pendidikan),
    Senyum Sehat (kesehatan),
    Senyum Mandiri (ekonomi), dan
    Senyum Lestari (lingkungan) 

Senyum Juara Adalah Sebuah program yang bertujuan menghadirkan pendidikan berkualitas dan pengembangan life skill  yang mendorong anak menjadi mandiri.


Sekolah Juara

Program pendidikan formal yang memberikan pendidikan gratis dan berkualitas bagi masyarakat yang membutuhkan. Aktivitas sekolah dirancang sesuai dengan standar pemerintah dan pendekatan pembelajaran menggunakan konsep multiple intelligences sehingga memungkinkan para siswa untuk menggali beragam potensinya. Sekolah Juara hadir dalam dua jenjang yakni SD dan SMP.  Beragam prestasi telah diukir oleh para siswanya dalam berbagai kompetisi baik itu ditingkat kotamadya, provinsi, hingga nasional.
Beasiswa Juara
Para siswa di SD dan SMP Juara mendapatkan fasilitas pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas secara gratis. Harapannya, para siswa tersebut dapat memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan minat dan bakat mereka masing-masing.
Gizi Sang Juara
Beragam aktivitas yang dimiliki oleh Sekolah Juara dalam mengembangkan potensi siswanya perlu didukung asupan gizi yang baik. Melalui program Gizi Sang Juara, para siswa yang jarang mengonsumsi makanan bergizi bisa mendapatkan asupan yang mendukung mereka untuk meraih prestasi.
Lab Juara
Program pengadaan perangkat dan infrastruktur laboratorium komputer dan bahasa untuk menunjang penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar yang berkualitas di Sekolah Juara dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Tujuannya adalah melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dan mandiri namun juga melek teknologi.

Beasiswa Ceria SD-Mahasiswa

Program ini bertujuan untuk mendukung pendidikan para siswa dari keluarga kurang mampu yang memiliki cita-cita mengenyam pendidikan dari tingkah dasar sampai di perguruan tinggi. Selain mendapatkan beasiswa, mereka memperoleh pembinaan sebanyak 2 kali dalam 1 bulan. Untuk mahasiswa yang mendapatkan beasiswa, diharapkan bersedia menjadi mentor bagi para penerima Beasiswa Ceria SD-SMA. Anda bisa bergabung dengan program ini dengan periode komitmen donasi minimal 1 tahun.
Mobil Juara
Media pembelajaran berupa kendaraan mobil yang didesain untuk mobile dan bisa menghadirkan nuansa pembelajaran yang atraktif, dan terdiri dari buku, audio visual, serta komputer yang terhubung ke internet. Mobil Juara membuat para siswa di daerah pedalaman mendapat kesempatan memperoleh fasilitas pendidikan yang baru dan lebih atraktif.

Pusat Pengembangan Potensi Anak (P3A)

Program pengembangan potensi anak berdasarkan potensi lokal dan minat para anak asuh di berbagai wilayah binaan Rumah Zakat. Sehingga diharapkan para anak asuh memiliki skill dan kompetensi khusus yang dapat mendorongnya menjadi mandiri.
Kemah Juara
Ajang kreasi dan rekreasi yang diperuntukan bagi anak asuh binaan Rumah Zakat yang terdiri dari Anak Juara (yaitu anak yatim dan/atau kurang mampu yang merupakan binaan Rumah Zakat) dan Siswa Juara (yaitu anak yatim dan/atau kurang mampu yang bersekolah di SD & SMP Juara Rumah Zakat)